post : 24 Dec 2025
Selamat Natal Dan Tahun Baru 2026 Nikmati pesona Sukabumi
Berita > Pemerintahan
Diunggah pada : 27 Feb 2026
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Jumat, 27 Februari 2026 — Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Sinkronisasi Pengembangan Sektor Pariwisata sebagai langkah strategis penyelarasan kebijakan, program, dan arah pembangunan pariwisata antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi sebagai kawasan destinasi pariwisata unggulan dan berdaya saing global, dengan tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan, keseimbangan ekologi, sosial, dan ekonomi.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh:
Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Kab. Sukabumi
Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kab. Sukabumi
Kepala BAPPERIDA Kab. Sukabumi

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kab. Sukabumi
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kab. Sukabumi
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kab. Sukabumi
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kab. Sukabumi
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Sukabumi
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Sukabumi
Kepala Dinas Tata Ruang dan Pertanahan Kab. Sukabumi
Kepala Bagian Hukum Setda Kab. Sukabumi
Kepala Bagian Ekonomi Setda Kab. Sukabumi
Kepala Bagian Kerjasama Setda Kab. Sukabumi
Camat Cisolok
Camat Palabuhanratu
Camat Cikakak
Dalam forum ini ditegaskan bahwa pengembangan pariwisata Kabupaten Sukabumi akan diarahkan pada pendekatan kawasan (area-based development), tidak lagi berbasis objek semata (ODTW), dengan fokus utama kawasan strategis dari Cisolok hingga Surade, termasuk kawasan Pelabuhanratu sebagai ikon destinasi unggulan.
Sinkronisasi ini juga menekankan beberapa arah kebijakan utama, antara lain:
Penguatan integrasi perencanaan (RPJMD, RTRW, RIPPARDA, dan regulasi turunan daerah).
Pengembangan pariwisata berbasis kawasan dan klaster (clustering & leveling destinasi).
Penanganan isu strategis pariwisata: infrastruktur, aksesibilitas, amenitas, kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, keselamatan wisatawan, dan mitigasi bencana.
Penguatan ekonomi lokal melalui sinergi sektor pariwisata dan agroindustri sebagai penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Peningkatan tata kelola destinasi, kelembagaan, promosi, serta pengembangan desa wisata dan ekonomi kreatif.
Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadirkan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Sukabumi sebagai daerah strategis dalam pembangunan pariwisata Provinsi Jawa Barat.
Dengan semangat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sinkronisasi ini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam membangun pariwisata Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah — menuju destinasi berkelas dunia yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, hari ini dan masa depan.